Tutorial Install Valet di Linux


Fika Ridaul Maulayya
I'm a Full-Stack Web Developer, Content Creator and CO-Founder Santri Koding. I share everything i know with Articles, Screencasts and E-Books at SantriKoding.com

Halo teman-teman semuanya, pada kesempatan kali ini saya akan membagikan tutorial bagaimana cara menginstall Valet di dalam sistem operasi Linux. Valet merupakan development environment atau lingkungan untuk pengembangan sebuah aplikasi yang bersifat minimalis. Dengan menggunakan Valet, kita tidak perlu susah payah melakukan konfigurasi file /etc/hosts untuk membuat sebuah virtual host baru.

Valet Linux is a Laravel development environment for Linux minimalists. No Vagrant, no /etc/hosts file. You can even share your sites publicly using local tunnels. Yeah, we like it too.

Valet secara default akan menggunakan web server Nginx dan menjalankannya secara otomatis di background saat komputer kita mulai di nyalankan. Dan akan menggunakan DnsMasq untuk melakukan konfigurasi semua request proxy menggunakan domain *.test. Jadi semua project yang kita jalankan menggunakan Valet, akan mendapatkan domain .test secara otomatis, tanpa perlu kita melakukan konfigurasi vhost satu-persatu.

Berikut ini beberapa framework dan CMS yang di dukung oleh Valet :

Langkah 1 - Persyaratan

Berikut ini beberapa persyaran yang perlu kita perhatikan. Masing-masing distro linux memiliki persyaratan yang berbeda-beda. Pastikan sebelum menginstall Valet, teman-teman harus menginstall PHP terlebih dahulu.

Ubuntu dan turunannya

Requirement Description
Ubuntu version 14.04+
OS packages sudo apt-get install network-manager libnss3-tools jq xsel
PHP version 5.6+
PHP extensions php*-cli php*-curl php*-mbstring php*-mcrypt php*-xml php*-zip
Optional packages php*-sqlite3 php*-mysql php*-pgsql

CATATAN : untuk tanda * setelah kata php silahkan di ganti dengan versi PHP yang di gunakan di dalam komputer.

contohnya : jika menggunakan PHP versi 7.4, maka kita bisa di ganti dengan php7.4-cli dan seterusnya.


Fedora dan turunannya

Requirement Description
Fedora version 24+
OS packages dnf install nss-tools jq xsel
PHP version 5.6+
PHP extensions dnf install php-{cli,process,mbstring,mcrypt,xml}
Optional packages sqlite3, mysql, pgsql

Arch dan turunannya

Requirement Description
OS packages pacman -S nss jq xsel networkmanager
PHP version pacman -S php ( need >= 5.6 ; check version with php -v after installing)
PHP extensions php-mcrypt ( php package comes with a lot of compiled in modules. Including cli, curl, mbstring, xml, zip. If you don’t find an extension, it could be that it is now a part of the php package. To check compiled in modules run php -m)
Optional packages php-sqlite, mysql/mariadb, php-pgsql
Composer Install composer, php package manager

Langkah 2 - Installasi Valet di Linux

Untuk menginstall Valet, kita harus menggunakan bantuan Composer, Jika belum menginstallnya, maka silahkan teman-teman lakukan installasi terlebih dahulu.

Setelah Composer berhasil terinstall, sekarang kita bisa menginstall Valet secara global di dalam komputer kita. Silahkan jalankan perintah perikut ini di dalam terminal :

composer global require cpriego/valet-linux

Silahkan ditunggu proses installasinya sampai selesai.

Setelah proses installasi selesai, sekarang kita akan menjalankan perintah untuk menginstall Valet di dalam komputer, dimana saat kita menjalankan perintah ini, maka secara otomatis Valet akan melakukan konfigurasi untuk DnsMasq dan menjalankannya secara otomatis saat komputer di nyalankan. Silahkan jalankan perintah berikut ini di dalam terminal :

valet install

Untuk melihat apakah Valet sudah berhasil berjalan di dalam komputer, kita bisa melakukan ping ke dalam domain .test. Contohnya, silahkan teman-teman jalankan perintah berikut ini di dalam terminal :

ping santrikoding.test

Jika berhasil, maka akan mendapatkan response di 127.0.0.1 atau localhost. Kurang lebih seperti berikut ini hasilnya.

Menggunakan Domain Lain

Secara default, Valet akan menjalankan semua project yang ada menggunakan domain .test. Jika kita ingin mengubahnya, itu sangat mudah sekali untuk di lakukan.

Untuk contohnya, jika kita ingin menggunakan domain dengan nama .app, kita bisa menjalankan perintah berikut ini di dalam terminal :

valet domain app

Dan sekarang, semua project kita akan di jalankan di dalam domain dengan extensi .app.

Langkah 3 - Serving Site

Setelah Valet berhasil terinstall, sekarang kita dapat melakukan serving site untuk project kita, ada dua metode yang bisa kita gunakan, yaitu dengan perintah valet park dan valet link.

valet park

Command atau perintah valet park akan mendaftarkan semua direktori secara otomatis menggunakan Valet, contohnya seperti berikut ini :

Misalkan kita memiliki struktur folder seperti ini :

Sites
  |--- blog
  |--- santrikoding
  |--- newsApp

Ketika kita menjalankan perintah valet park di dalam folder Sites, maka secara otomatis semua folder di dalamnya akan di jalankan menggunakan domain dari Valet, yaitu .test. Kurang lebih hasilnya seperti berikut ini :

  • blog.test
  • santrikoding.test
  • newsApp.test

valet link

Command atau perintah valet link berguna jika kita ingin melakukan serving site satu direktori dan bukan semua direktori. Contohnya, jika kita memiliki folder project dengan nama :

blog
santrikoding
newsApp

Maka untuk melakukan serving site kita bisa menggunakan perintah :

  • valet link blog
  • valet link santrikoding
  • valet link newsApp

Jika berhasil, maka project akan di jalankan seperti berikut ini :

  • blog.test
  • santrikoding.test
  • newsApp.test

Langkah 4 - Sharing Sites

Valet bahkan menyertakan perintah untuk membagikan situs lokal kita ke online. Tidak diperlukan penginstalan perangkat lunak tambahan setelah Valet diinstal. Untuk membagikan situs atau project kita ke online, kita bisa masuk ke dalam direktori menggunakan terminal dan menjalankan perintah valet share. Maka kita akan diberikan domain secara random dari ngrok, dimana domain tersebut berisi situs kita dan kita dapat mengaksesnya secara global menggunakan internet.

Langkah 5 - Perintah Valet Lainnya

Command Description
valet forget Remove a “parked” directory from the list.
valet paths View all of your “parked” paths.
valet restart Restart the Valet services.
valet start Start the Valet services.
valet stop Stop the Valet services.
valet status View Valet services status.
valet uninstall Uninstall the Valet services entirely.

Sampai disini pembahasan tentang Valet di linux, untuk teman-teman jika ada pertanyaan silahkan bisa bertanya melalui kolom komentar di bawah.

Terima Kasih


Ebook - Membangun Toko Online Dengan Laravel, Vue Js dan Payment Gateway : https://bit.ly/lp-ebook-laravel-vue-payment-gateway


Fika Ridaul Maulayya
I'm a Full-Stack Web Developer, Content Creator and CO-Founder Santri Koding. I share everything i know with Articles, Screencasts and E-Books at SantriKoding.com
KEBIJAKAN KOMENTAR

Saat memberikan komenatar silahkan memberikan informasi lengkap tentang error, seperti: screenshot, link kode, dll. Baca aturan komentar kami

KOMENTAR