Logo
© 2019 - 2026 SantriKoding.

On This Page

Mobile navigation

Tutorial Laravel Filament 5 #1 : Membuat Project Laravel

like emoticon 1
love emoticon 0
insightful emoticon 0
fire emoticon 0
cheer emoticon 0
celebrate emoticon 0
Tutorial Laravel Filament 5 #1 : Membuat Project Laravel

Halo teman-teman semuanya. Pada tutorial kali ini, kita akan memulai seri Tutorial Laravel Filament 5 dengan membuat project Laravel baru sebagai fondasi utama sebelum menggunakan Filament 5.

Filament adalah admin panel modern untuk Laravel yang sangat cepat, rapi, dan nyaman digunakan. Namun sebelum masuk ke Filament, kita perlu memastikan bahwa project Laravel kita sudah siap atau telah dibuat.

Langkah 1 - Installasi Composer

Pertama, jika teman-teman belum memiliki Composer di dalam komputer, maka silahkan diinstall terlebih dahulu, untuk link installasinya sudah disediakan pada website resminya, yaitu:

Untuk memastikan, apakah Composer sudah berhasil terinstall, silahkan teman-teman jalankan perintah berikut ini di dalam terminal/CMD.

composer

Langkah 2 - Membuat Project Laravel

Sekarang kita akan lanjutkan untuk membuat project Laravel menggunakan Composer, silahkan teman-teman masuk ke dalam folder dimana akan menyimpan project-nya, kemudian jalankan perintah berikut ini di dalam terminal/CMD.

composer create-project --prefer-dist laravel/laravel:^12.0 laravel-filament5

Perintah di atas, akan membuat project Laravel baru dengan nama laravel-filament5.

Langkah 3 - Menjalankan Project Laravel

Setelah project berhasil dibuat, maka sekarang kita akan belajar menjalankannya. Silahkan teman-teman jalankan perintah berikut ini.

cd laravel-filament5

Kemudian jalankan berikut ini.

php artisan serve

Jika berhasil, maka project Laravel akan dijalankan di dalam localhost menggunakan port 8000. Teman-teman bisa membukanya di http://localhost:8000.

Langkah 4 - Menjalankan Storage Link

Secara default, Laravel hanya bisa mengakses file yang berada di dalam folder public. Sementara itu, file atau gambar hasil upload akan disimpan di dalam folder storage.

Lalu bagaimana caranya agar Laravel bisa membaca file-file yang berada di dalam folder storage tersebut? Jawabannya adalah dengan membuat symlink atau storage link.

Perintah storage link ini akan membuat sebuah link folder dari storage ke dalam folder public, sehingga isi folder storage dapat diakses melalui public.

Silahkan teman-teman jalankan perintah berikut ini di dalam terminal/CMD dan pastikan sudah berada di dalam direktori project Laravel.

php artisan storage:link

Kesimpulan

Pada tutorial ini, kita telah berhasil membuat project Laravel baru yang akan digunakan sebagai dasar pengembangan Laravel Filament 5. Mulai dari memastikan Composer terinstall, membuat project Laravel, menjalankan development server, hingga menyiapkan storage link agar Laravel dapat mengakses file upload dengan baik.

Pada artikel selanjutnya, kita semua akan belajar membuat Model dan Migration untuk data categories.

Terima Kasih

Artikel ini dibaca sebanyak 2.812 kali

Fika Ridaul Maulayya
Full-Stack Developer, Content Creator and CEO & Founder SantriKoding.com

Suka dengan tulisan di SantriKoding? Kamu bisa memberikan dukungan dengan berdonasi atau bagikan konten ini di sosial media. Terima kasih atas dukungan Anda!

KEBIJAKAN KOMENTAR

Saat memberikan komentar silahkan memberikan informasi lengkap tentang error, seperti: screenshot, link kode, dll. Baca aturan komentar kami

Memuat komentar...