- Langkah 1 – Menyiapkan Software Pendukung
- Langkah 2 – Memastikan Composer Sudah Terinstall
- Langkah 3 – Membuat Project Laravel 13
- Langkah 4 - Menjalankan Laravel 13
- Langkah 5 - Menjalankan Storage Link
- Kesimpulan
Halo teman-teman semuanya. Pada tutorial Laravel 13 bagian ke-2 ini, kita akan mulai masuk ke tahap paling penting sebelum ngoding lebih jauh, yaitu cara install Laravel 13 dengan benar dan rapi. Di tahap ini, kita akan memastikan semua kebutuhan dasar (requirements) sudah terpenuhi, mulai dari PHP, Composer, hingga proses pembuatan project Laravel 13 pertama kita.
Laravel 13 hadir membawa berbagai peningkatan dari sisi performa, stabilitas, dan pengalaman developer, sehingga sangat cocok digunakan baik untuk pemula maupun developer profesional. Oleh karena itu, penting sekali untuk memahami proses instalasinya dari awal agar tidak menemui kendala di tahap-tahap selanjutnya.
Langkah 1 – Menyiapkan Software Pendukung
Sebelum melakukan instalasi Laravel 13, pastikan teman-teman sudah menyiapkan software pendukung untuk menjalankan server PHP dan database di komputer masing-masing.
Beberapa pilihan software yang bisa digunakan antara lain:
-
Cocok untuk pemula karena mudah digunakan dan sudah menyediakan Apache, PHP, dan MySQL dalam satu paket.
-
Alternatif yang lebih ringan dan fleksibel, terutama bagi pengguna Windows, dengan konfigurasi yang relatif lebih simpel untuk development Laravel.
-
Laravel Herd
Pilihan modern dan resmi dari Laravel, sangat direkomendasikan untuk pengguna macOS dan Windows, karena sudah dioptimalkan khusus untuk menjalankan aplikasi Laravel tanpa konfigurasi rumit.
Teman-teman bisa memilih salah satu software di atas sesuai dengan sistem operasi dan kebutuhan masing-masing. Pastikan service PHP dan web server sudah berjalan dengan baik sebelum lanjut ke langkah berikutnya.
Langkah 2 – Memastikan Composer Sudah Terinstall
Setelah software pendukung siap, langkah selanjutnya adalah memastikan bahwa Composer sudah terinstall di komputer kita. Composer merupakan dependency manager untuk PHP yang digunakan Laravel untuk mengelola library dan package.
Jika teman-teman belum menginstall-nya di dalam komputer, maka silahkan diinstall terlebih dahulu, untuk installasi bisa ikuti link dibawah ini dan sesuaikan dengan sistem operasi yang digunakan.
- Linux / Unix / macOS: Panduan Instalasi
- Windows: Panduan Instalasi
Jika sudah, maka kita bisa pastikan apakah Composer tersebut sudah benar-benar terinstall di dalam komputer dengan cara menjalankan perintah berikut ini di dalam terminal/CMD.
composer -V
Jika berhasil, maka kurang lebih hasilnya seperti berikut ini.
Composer version x.x.x

Setelah Composer berhasil terinstall dan terdeteksi di terminal, kita sudah siap untuk melanjutkan ke proses pembuatan project Laravel 13 pada langkah berikutnya
Langkah 3 – Membuat Project Laravel 13
Setelah software pendukung siap dan Composer sudah terinstall dengan baik, sekarang kita masuk ke tahap utama, yaitu install Laravel 13.
Silakan buka Terminal atau Command Prompt, lalu arahkan ke direktori tempat teman-teman biasa menyimpan project. Setelah itu, jalankan perintah berikut:
composer create-project --prefer-dist laravel/laravel:^13.0 laravel-13
Keterangan
laravel/laravel:^13.0→ starter project resmi Laravel dengan versi13.x.xlaravel-13→ nama folder project (bebas, bisa teman-teman sesuaikan)
Tunggu beberapa saat hingga proses instalasi selesai. Composer akan otomatis mengunduh semua dependency yang dibutuhkan oleh Laravel 13.

Langkah 4 - Menjalankan Laravel 13
Jika proses installasi project dengan Laravel 13 sudah selesai, maka kita akan belajar bagaimana cara menjalankannya, sehingga nanti kita bisa membukanya melalui web browser.
Silahkan teman-teman jalankan perintah berikut ini di dalam terminal/CMD.
cd laravel-13
Perintah cd di atas digunakan untuk masuk ke dalam folder project Laravel kita, yaitu laravel-13. Jika sudah masuk ke dalam folder project-nya, silahkan teman-teman jalankan perintah berikut ini.
php artisan serve
Jika perintah di atas berhasil dijalankan, maka project akan dijalankan di dalam localhost menggunakan port 8000. Kita bisa membukanya di dalam web browser dengan mengetikkan http://localhost:8000. Jika muncul halaman welcome Laravel, berarti proses install Laravel 13 sudah berhasil.

Langkah 5 - Menjalankan Storage Link
Perlu teman-teman ketahui, Laravel hanya bisa mengakses file yang ada di dalam folder public. Sementara itu, file yang diunggah tersimpan di dalam folder storage. Lalu, bagaimana agar file-file tersebut bisa diakses melalui folder public?
Caranya adalah dengan membuat symlink (symbolic link) atau menghubungkan folder storage/app/public ke dalam folder public yang ada di root project.
Laravel sudah menyediakan perintah khusus untuk melakukan proses linking ini, yaitu storage:link. Jadi sekarang silahkan teman-teman jalankan perintah berikut ini di dalam terminal/CMD dan pastikan berada di dalam project Laravel-nya.
php artisan storage:link
Jika perintah di atas berhasil dijalankan, kita akan melihat folder atau shortcut baru bernama storage di dalam folder public. Folder ini merupakan linking folder yang memungkinkan akses langsung ke file yang diunggah.
Kesimpulan
Pada tutorial ini, kita telah berhasil melakukan install Laravel 13 dengan langkah-langkah yang terstruktur dan mudah dipahami. Mulai dari menyiapkan software pendukung seperti XAMPP, Laragon, atau Laravel Herd, memastikan Composer sudah terinstall, hingga membuat dan menjalankan project Laravel 13 untuk pertama kalinya.
Dengan selesainya tahap ini, teman-teman sudah memiliki environment Laravel yang siap digunakan untuk pengembangan aplikasi selanjutnya.
Pada tutorial berikutnya, kita akan membahas cara menghubungkan project Laravel 13 dengan database MySQL, serta membuat Model dan Migration di dalam project Laravel 13.
Terima kasih
Artikel ini dibaca sebanyak 8.460 kali
{ setTimeout(() => { showShimmer = false; }, 300); })"
:class="{'opacity-0': !loaded, 'opacity-100': loaded}"
class="lazy w-full h-auto rounded-xl border border-white dark:border-neutral-700/80 transition-opacity duration-500"
loading="lazy"
/>
SAWERIA
Memuat komentar...