Tutorial Authentication dengan React.js & Laravel JWT #1 : Membuat Project Laravel


Fika Ridaul Maulayya
Full-Stack Web Developer, Content Creator and CO-Founder Santri Koding. I share everything i know with Articles, Screencasts and E-Books at SantriKoding.com

Halo teman-teman semuanya, pada seri tutorial kali ini kita semua akan belajar bagaiaman cara membuat sebuah sistem otentikasi menggunakan Laravel dan React.js. Dan untuk provider API token yang akan kita gunakan adalah Json Web Token atau biasa disebut dengan JWT.

Di artikel pertama ini, kita semua akan belajar bagaimana cara melakukan proses installasi atau membuat project baru di dalam Laravel. Sebelum kita memulai membuat project baru, pastikan teman-teman sudah melakukan installasi Composer di dalam komputer.

Composer merupakan package manager untuk bahasa pemrogramman PHP, dimana kita bisa melakukan installasi dan update sebuah package / library dengan lebih mudah. Untuk Installasi Composer teman-teman bisa mengunjungi di situs resminya di : https://getcomposer.org/

Untuk mengetahui apakah Composer sudah berhasil terinstall, kita bisa menjalankan perintah di bawah ini di dalam terminal atau CMD :

composer

Jika keluar versi Composer, maka kita sudah berhasil menginstall Composer di dalam komputer. Dan sekarang kita bisa lanjutkan untuk membuat project Laravel baru dengan Composer.

Langkah 1 - Membuat Project Laravel dengan Composer

Setelah berhasil melakukan proses installasi Composer, maka sekarang kita sudah bisa membuat project Laravel baru menggunakan Composer.

Silahkan masuk ke dalam folder dimana teman-teman akan menyimpan project-nya. Dan jalankan perintah berikut ini di dalam terminal/CMD :

composer create-project laravel/laravel:^8.0 laravel-jwt

Perintah di atas akan membuat sebuah project Laravel baru dengan versi 8.x dan kita berikan nama laravel-jwt.

Silahkan tunggu proses installasi sampai selesai dan pastikan teman-teman harus terhubung dengan internet, karena semua paket akan diunduh secara online.

Jika proses installasi selesai, sekarang kita akan coba belajar menjalankan project Laravel tersebut. Silahkan jalankan perintah berikut ini di dalam terminal/CMD :

cd laravel-jwt

Perintah cd di atas digunakan untuk melakukan navigasi ke dalam sebuah folder, dalam contoh di atas kita akan masuk ke dalam folder laravel-jwt. Setelah berhasil masuk ke dalam folder project Laravel, sekarang silahkan jalankan perintah berikut ini di dalam terminal/CMD :

php artisan serve

Jika perintah di atas berhasil dijalankan, maka project Laravel akan di jalankan di dalam localhost dengan port 8000. Kita bisa membukanya di dalam web browser dengan http://localhost:8000, maka kurang lebih hasilnya seperti berikut ini :

Langkah 2 - Konfigurasi Database di Laravel

Setelah berhasil membuat project Laravel dan menjalankannya, sekarang kita akan lanjutkan untuk melakukan konfigurasi database, dimana database ini nanti akan digunakan untuk menyimpan data.

Silahkan buka project Laravel-nya menggunakan Text Editor dan buka file .env kemudian cari kode berikut ini :

DB_DATABASE=laravel
DB_USERNAME=root
DB_PASSWORD=

Setelah itu, silahkan ubah menjadi seperti berikut ini :

DB_DATABASE=db_laravel_jwt
DB_USERNAME=root
DB_PASSWORD=

Dari perubahan kode di atas, kita melakukan konfigurasi nama dabatase yang akan kita gunakan nanti, yaitu DB_DATABASE kita berikan value db_laravel_jwt.

Dan untuk DB_PASSWORD, silahkan disesuaikan dengan konfigurasi dari MySQL masing-masing, jika menggunakan XAMPP, maka secara default kita tidak perlu mengisinya atau dibiarkan kosong.

Langkah 3 - Membuat Database

Setelah berhasil melakukan konfigurasi database di dalam Laravel, sekarang kita akan lanjutkan untuk membuat database-nya di dalam MySQL.

Silahkan buka http://localhost/phpmyadmin, kemudian buat database baru dengan nama db_laravel_jwt, kurang lebih seperti berikut ini :

Langkah 4 - Menjalankan Migration

Secara default Laravel sudah memberikan kita sebuah migration yang digunakan untuk melakukan generate table users, disini kita tidak perlu membuat sebuah migration lagi dan kita tinggal menjalankan perintah migrate, maka kita akan mendapatkan beberapa table.

Silahkan jalankan perintah berikut ini di dalam terminal/CMD dan pastikan berada di dalam project Laravel.

php artisan migrate

Jika perintah di atas berhasil dijalankan, maka kita akan mendapatkan beberapa table di dalam database. Kurang lebih seperti berikut ini :

Sampai disini pembahasan bagaimana cara membuat project Laravel, di artikel selanjutnya kita akan belajar bagaiamana cara melakukan proses installasi dan konfigurasi JWT di dalam Laravel.

Terima Kasih



Fika Ridaul Maulayya
Full-Stack Web Developer, Content Creator and CO-Founder Santri Koding. I share everything i know with Articles, Screencasts and E-Books at SantriKoding.com

Suka dengan tulisan di SantriKoding? Kamu bisa memberikan dukungan dengan berdonasi atau bagikan konten ini di sosial media. Terima kasih atas dukungan Anda!

KEBIJAKAN KOMENTAR

Saat memberikan komenatar silahkan memberikan informasi lengkap tentang error, seperti: screenshot, link kode, dll. Baca aturan komentar kami

KOMENTAR