Tutorial CRUD Laravel 6 Dengan Bootstrap 4 : Instalasi dan Persiapan


Fika Ridaul Maulayya
Full-Stack Web Developer, Content Creator and CO-Founder Santri Koding. I share everything i know with Articles, Screencasts and E-Books at SantriKoding.com

Tutorial CRUD Laravel 6 Dengan Bootstrap 4 : Instalasi dan Persiapan - Halo teman-teman semuanya, pada kesempatan kali ini kita semua akan belajar membuat aplikasi CRUD dengan Framework PHP yang sekarang lagi populer dan banyak digunakan di perusahaan-perusahaan besar.

Yups benar sekali yaitu Framework Laravel, jika sebelumnya kita sudah membahas tentang membuat CRUD dengan PHP dan membuat CRUD dengan Framework CodeIgniter, maka pada kesempatan kali ini kita semua juga akan membuatnya dengan Framework Laravel.

Framework Laravel menggunakan konsep MVC yaitu kepanjangan dari Model, View dan Controller. Apa itu MVC di Framework Laravel ? MVC merupakan sebuah pola arsitektur dimana setiap kode dipisahkan sesuai dengan tugasnya masing-masing.

  • Model - model merupakan sebuah kumpulan kode yang biasanya difungsikan untuk mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan Database atau Basisdata.
  • View - Kalau View merupakan kode-kode yang fungsinya digunkan untuk menampilkan sesuatu dilayar browser, View biasanya kode-kode berupa HTML, CSS dan JavaScript.
  • Controller - Controller merupakan kode-kode yang digunakan untuk menghubungkan antara Model dan View. Controller juga biasanya digunakan untuk menempatkan dan menulis kode-kode logika atau kondisi tertentu dari aplikasi.

Persiapan Membuat Project Dengan Laravel

Dari situs resmi Laravel memberikaan informasi kepada kita semua, jika kita ingin menggunakan dan menginstall Laravel khususnya yang versi terbaru yaitu 6.x, maka ada beberapa syarat tertentu, diantaranya adalah :

  • PHP> = 7.2.0
  • Ekstensi PHP BCMath
  • Ctype PHP Extension
  • Ekstensi PHP JSON
  • Ekstensi PHP Mbstring
  • Ekstensi PHP OpenSSL
  • Ekstensi PHP PDO
  • Ekstensi PHP Tokenizer
  • Ekstensi PHP XML

Install Composer

Composer merupakan sebuah package manager untuk bahasa pemrogramman PHP yang biasanya digunakan untuk mengunduh dependensi dan library-library.

Seperti halnya NPM jika kalian menggunakan Node JS atau Bundler jika kalian menggunakan Ruby dan PIP jika kalian menggunakan Python.

Salah satu cara menginstall Laravel yaitu menggunakan Composer, jadi sebelum kita memulai project Laravel kita diharuskan sudah menginstall Composer di Laptop dan komputer kita.

Cara untuk menginstall Composer kita bisa lihat dari situs resminya di https://getcomposer.org/download/ sesuai dengan OS (Operating System) yang kita digunakan.

Untuk mengetahui apakah Composer sudah terinstall di Laptop atau kompoter kita, jika bisa jalankan perintah dibawah ini di terminal atau CMD.

composer

Maka jika sudah berhasil, kurang lebih tampilannya seperti berikut ini :


Setelah Composer sudah berhasil terinstall, sekarang kita bisa langsung memulai membuat project baru dengan Laravel 6, jalankan perintah dibawah ini untuk membuat project Laravel baru.

composer create-project --prefer-dist laravel/laravel MyApp

Dari perintah diatas kita menjalankan Composer untuk membuat project Laravel baru dengan nama MyApp, silahkan ditunggu proses installasinya sampai selesai, kurang lebih tampilannya seperti berikut ini :


Jika proses installasi sudah selesai, silahkan masuk ke project yang sudah kita buat tadi dengan mengetikkan perintah :

cd MyApp

Arti dari perintah diatas adalah kita masuk ke folder dimana project kita dibuat. Untuk melihat project kita berjalan atau tidak kita bisa jalankan perintah dibawah ini :

php artisan serve

Sekarang kita bisa akses project kita di web browser dengan mengetikkan http://localhost:8000 maka jika berhasil kurang lebih tampilannya seperti berikut ini :


Setelah laravel berhasil diinstall dan dijalankan, sekarang kita harus atur koneksi Databasenya, karena nanti kita akan praktek membuat sebuah CRUD yang mana tentu harus menggunakan sebuah Database untuk menyimpan data tersebut.

Silahkan buka file .env dan perhatikan kode dibawah ini :

DB_CONNECTION=mysql
DB_HOST=127.0.0.1
DB_PORT=3306
DB_DATABASE=laravel
DB_USERNAME=root
DB_PASSWORD=

Dan sekarang ubahlah seperti berikut ini :

DB_CONNECTION=mysql
DB_HOST=127.0.0.1
DB_PORT=3306
DB_DATABASE=db_myapp
DB_USERNAME=root
DB_PASSWORD=

Silahkan disesuaikan untuk bagian :

  • DB_DATABASE : nama database yang akan kita gunakan nanti, kita beri nama db_myapp.
  • DB_USERNAME : username dari MySQL kita, jika kalian menggunakan XAMPP, secara default isinya root .
  • DB_PASSWORD : untuk password jika kalian menggunakan XAMPP, secara default adalah kosong atau tidak perlu diisi.

sampai disini pembahasan tentang cara install dan perispan menginstall Framework Laravel, kita lanjutkan di artikel berikutnya. Terima Kasih


Fika Ridaul Maulayya
Full-Stack Web Developer, Content Creator and CO-Founder Santri Koding. I share everything i know with Articles, Screencasts and E-Books at SantriKoding.com
KEBIJAKAN KOMENTAR

Saat memberikan komenatar silahkan memberikan informasi lengkap tentang error, seperti: screenshot, link kode, dll. Baca aturan komentar kami

KOMENTAR