Cara Membuat REST API di Laravel #1 : Persiapan dan Installasi


Fika Ridaul Maulayya
I'm a Full-Stack Web Developer, Content Creator and CO-Founder Santri Koding. I share everything i know with Articles, Screencasts and E-Books at SantriKoding.com

Cara Membuat REST API di Laravel #1 : Persiapan dan Installasi - Halo teman-teman semuanya, pada kesempatan kali ini kita semua akan belajar bagaimana cara membuat REST API di Framework Laravel.

Pada artikel pertama ini kita semua akan membahas persiapan dan cara installasi di Framework Laravel terlebih dahulu.

INSTALL FRAMEWORK LARAVEL

Sebelum kita menginstall Laravel ada beberapa persyaratan yang harus kita lakukan untuk bisa menggunakan Laravel versi terbaru. Beberapa persyaratan tersebut diantaranya:

  • PHP >= 7.2.0
  • BCMath PHP Extension
  • Ctype PHP Extension
  • JSON PHP Extension
  • Mbstring PHP Extension
  • OpenSSL PHP Extension
  • PDO PHP Extension
  • Tokenizer PHP Extension
  • XML PHP Extension

Setelah semua persyaratan diatas sudah diinstall di komputer atau laptop kita, kita bisa langsung ke tahap installasinya.

Untuk menginstall Laravel kita butuh yang namanya Composer, jika teman-teman sudah pernah menginstall composer, langsung saja kita mulai :

Masuk ke direktori / folder dimana teman-teman ingin menyimpan projectnya dan kemudian teman-teman bisa jalankan perintah dibawah ini:

composer create-project --prefer-dist laravel/laravel laravel-api

Perintah diatas kita membuat sebuah project Laravel baru dengan nama laravel-api dan kita menginstallnya menggunakan composer.

Silahkan tunggu proses installasi sampai selesai. Jika proses installasi sudah selesai, silahkan jalankkan perintah dibawah ini untuk menjalankan project Laravel kita

cd laravel-api

php artisan serve

JIka berhasil, teman-teman bisa melihat project Laravelnya dengan mengetikkan di browser http://localhost:8000, kurang lebih tampilannya seperti berikut ini :


MEMBUAT DATABASE DAN MIGRATION

Oke teman-teman semuanya, setelah diatas kita berhasil menginstall Framework Laravel. Sekarang kita lanjutkan membuat sebuah database dan migration tabel yang akan kita gunakan nanti.

Sekarang silahkan teman-teman buka http://localhost/phpmyadmin dan silahkan buat sebuah database baru dengan nama “db_api_laravel”.

Setelah database berhasil dibuat, sekarang kita lanjutkan ke project Laravel kita untuk menkonfigurasi koneksi databasenya.

Silahkan buka file .env di dalam project kita, dan silahkan cari kode dibawah ini :

DB_DATABASE=laravel
DB_USERNAME=
DB_PASSWORD=

Dan silahkan kalian ubah menjadi seperti berikut ini :

DB_DATABASE=db_api_laravel
DB_USERNAME=root
DB_PASSWORD=

Untuk password, silahkan disesuaikan dengan pengaturan database teman-teman masing-masing.

Langkah selanjutnya yaitu membuat tabel baru, untuk membuat sebuah tabel kita bisa menggunakan yang namanya migration.

Silahkan jalankan perintah dibawah ini untuk membuat sebuah Model beserta file migrationnya sekaligus :

php artisan make:model Post -m

Dari perintah diatas, kita akan menemukan 2 file baru dengan nama Post.php di dalam folder app. dan file baru bernama 2020_02_02_012707_create_posts_table.php di dalam folder database/migrations.

Sekarang silahkan buka file Post.php di dalam folder app dan ubahlan menjadi seperti dibawah ini :

<?php

namespace App;

use Illuminate\Database\Eloquent\Model;

class Post extends Model
{
    /**
     * @var array
     */
    protected $fillable = [
        'title', 'content'
    ];
}

Selanjutnya buka file migration 2020_02_02_012707_create_posts_table.php di dalam folder database/migrations dan cari kode dibawah ini :

public function up()
{
    Schema::create('posts', function (Blueprint $table) {
        $table->bigIncrements('id');
        $table->timestamps();
    });
}

Dan silahkan ubah menjadi seperti berikut ini :

public function up()
{
    Schema::create('posts', function (Blueprint $table) {
        $table->bigIncrements('id');
        $table->string('title');
        $table->text('content');
        $table->timestamps();
    });
}

Dari kode migration kita diatas, kita bisa lihat kita sudah menambahkan dua kolom baru yaitu

  • title
  • content

Untuk kolom title disini kita menggunakan tipe data string, dan untuk kolom content kita menggunakan tipe data text.

Setelah semuanya selesai, silahkan jalankan perintah dibawah ini untuk melakukan sebuah migrasi tabel:

php artisan migrate

Jika berhasil teman-teman akan melihat pesan kurang lebih seperti berikut ini :

Migrating: 2014_10_12_000000_create_users_table
Migrated:  2014_10_12_000000_create_users_table (0.05 seconds)
Migrating: 2014_10_12_100000_create_password_resets_table
Migrated:  2014_10_12_100000_create_password_resets_table (0.03 seconds)
Migrating: 2019_08_19_000000_create_failed_jobs_table
Migrated:  2019_08_19_000000_create_failed_jobs_table (0.01 seconds)
Migrating: 2020_02_02_012707_create_posts_table
Migrated:  2020_02_02_012707_create_posts_table (0.01 seconds)

Sekarang, jika teman-teman cek di database “db_api_laravel" melalui http://localhost/phpmyadmin makan teman-teman akan mendapatkan kurang lebih seperti berikut ini:


Oke sampai disini untuk pembahasan cara installasi dan persiapan dari Framework Laravel, kita akan lanjutkan di artikel berikutnya yaitu cara menampilkan data dengan REST API di Laravel.

Terima Kasih


Fika Ridaul Maulayya
I'm a Full-Stack Web Developer, Content Creator and CO-Founder Santri Koding. I share everything i know with Articles, Screencasts and E-Books at SantriKoding.com
KEBIJAKAN KOMENTAR

Saat memberikan komenatar silahkan memberikan informasi lengkap tentang error, seperti: screenshot, link kode, dll. Baca aturan komentar kami

KOMENTAR